Saturday, February 25, 2017

Fungsi dan Peran Sosiologi Pendidikan

    Fungsi dan Peran Sosiologi Pendidikan
Sebagaimana ilmu pengetahuan pada umumnya, sosiologi pendidikan  dituntut melakukan tiga fungsi pokok, yaitu:
1.      Fungsi eksplanasis, yaitu dalam menjelaskan atau memberikan pemahaman tentang fenomena yang termasuk kedalam ruang lingkup pembahasannya.
2.      Fungsi prediksi, yaitu meramalkan kondisi dan permasalahan pendidikan yang diperkirakan akan muncul pada masa yang akan datang.
3.      Fungsi utilisasi, yaitu menangani permasalahan-permasalahan yang dialami dalam kehidupan masyarakat seperti masalah lapangan kerja dan pengangguran, konflik sosial, kerusakan lingkungan, dan lain-lain yang memerlukan dukungan pendidikan, dan masalah penyelenggaraan  pendidikan sendiri.[1]
Jadi, secara umum sosiologi pendidikan bertujuan untuk mengembangkan fungsi-fungsinya selaku ilmu pengetahuan (pemahaman eksplanasi, prediksi, dan utilisasi) melalui pengkajian tentang keterkaitan fenomena-fenomena sosial dan pendidikan, dalam rangka mencari model-model pendidikan yang lebih fungsional dalam kehidupan masyarakat. Secara khusus, sosiologi pendidikan berusaha untuk menghimpun data dan informasi tentang interaksi sosial di antara orang-orang yang terlibat dalam institusi pendidikan dan dampaknya bagi peserta didik, tentang hubungan antara lembaga pendidikan dan komunitas sekitarnya, dan tentang hubungan antara pendidikan dengan prantara kehidupan lain.
Salah satu fungsi sosiologi pendidikan di Indonesia adalah memantapkan pancasila sebagai universal yang menjadi dasar integrasi nasional.



[1] Dyah, (2012). Fungsi Sosiologi

No comments:

Post a Comment