Tuesday, March 14, 2017

Teknik Hubungan Media

A.    Teknik Hubungan Media
Para praktisi humas setiap hari harus bersentuhan dengan media massa karena media menyajikan berbagai informasi yang akan membentuk pengetahuan public tentang berbagai objek social dalam kehidupan ini. Media juga menjadi saluran penting bagi praktisi humas yang ingin menyampaikan informasi kepada public. Oleh karena pentingnya media massa dalam bidang humas, sering public relation atau humas hanya dilihat sebagai media atau press relation.
“Hubungan media adalah sebuah spesialisasi khusus dalam public relation yang berfungsi membangun dan memelihara hubungan yang saling menguntungkan antara sebuah organisasi  dan berbagai saluran komunikasi atau media massa yang meliput berbagai organisasi / perusahaan yang ada”.(definisi Citlip, Center, dan Broom (2000))
Beberapa alasan yang menyebabkan media massa menjadi sangat penting bagi praktisi humas[1] :
Pertama, media massa merupakan saluran komunikasi yang dapat digunakan oleh praktisi humas untuk menyampaikan pesan-pesan dari lembaga kepada public. Media massa sebagai saluran komunikasi juga dijaga oleh para jurnalis. Kedua, media masa merupakan salah satu pembentuk pendapat umum yang bisa mempengaruhi keberadaan lembaga. Tak dapat dipungkiri salah satu pembentuk persepsi, pendapat, pengetahuan, da sikap public terhadap berbagai lembaga adalah media masa yabng ada. Ketiga, media masa menjalankan fungsi agenda setting, yakni suatu fungsi pembentukan agenda pada public. Media menurut hipotesis ini berhasil menjadikan suatu isu penting bagi khalayak. Keekpat, media merupakan third party endoser penting yang dapat mengukuhkan posisi lembaga di tengah-tengah masyarakat. Media masa menjad penguat terhadap posisi lembaga kalau ia menilai suatu embaga baik, berprestasi, dan terkelola dengan baik. Kelima, media masa juga merupakan sarana penting dalam melakukan difusi inovasi (dilihat Rogras, 1994). Dalam teori difusi inovasi, pada tahap pengenalan idea tau gagasan baru, media berperan penting, terutama karena media memiliki jangkauan yang cukup luas. Keenam, media masa juga merupakan tempat pertarungan berbagai wacana atau pertarungan berbagai kepentingan yang terwujud dalam berbagai pemberitaan. Berbagai kelompok dapat mengekspresikan berbagai kepentingannya melalui pemberitaan di media masa.



[1] I Gusti Ngurah Putra dan Adam Sukarno, Teknik Hubungan Masyarakat, Banten : Universitas Terbuka, 2013, hlm. 9.4

No comments:

Post a Comment